DPD AKPERSI Kalbar Buka Suara Terkait Wacana Pemerintah Pemblokiran NIK Orang Tua Penelantaran Anak Pasca Perceraian

Pontianak, RM Kalbar - Saat ini pemerintah pusat, pemerintah daerah lagi menggodok terkait wacana akan di adakan nya pemblokiran Nomor Induk...


Pontianak, RM

Kalbar - Saat ini pemerintah pusat, pemerintah daerah lagi menggodok terkait wacana akan di adakan nya pemblokiran Nomor Induk Keluarga (NIK) orang tua yang tertera di dalam kartu keluarga,pasca perceraian kedua orang tua nya,ini aneh bin ajaib,dan ini sangat melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai kewarganegaraan Republik Indonesia,ungkap Syaifullah atau yang akrab disapa Bang Iful selaku Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika DPD Assosiasi Keluarga Pers Seluruh Indonesia (AKPERSI) Kalbar saat di temui awak media, Selasa (28/04/26).


Ia menambahkan kembali,kami dan kita tidak mendukung wacana Pemerintah tersebut,akan tetapi sebelum di sahkan atau palu sudah di ketok di meja tolong di kaji ulang lagi,efek kedepan nya seperti apa dan bagaimana,terkait permasalahan ini,karen orang tua yang di kenakan sanksi tersebut sama juga orang itu yang di kenakan sanksi tersebut warga asing, pendatang haram,pada hal dia asli warga negara Republik Indonesia, oleh karena faktor X tersebut dia jadi tidak diakui oleh negara nya sendiri,beber nya.


Di bawah ini ada beberapa point terkait permasalahan ini, diantaranya : 


- Wacana Sanksi Administrasi: Blokir NIK (Administrasi Kependudukan)

Mekanisme: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dapat memblokir NIK mantan suami yang tidak melaksanakan kewajiban nafkah anak pasca putusan pengadilan.


- Dampak: Pemblokiran NIK menyebabkan ayah yang tidak menafkahi tersebut tidak bisa mengakses layanan publik, seperti memperpanjang SIM, STNK, membuat paspor, membuka rekening bank, atau layanan BPJS.


Berdasarkan informasi per April 2026, sanksi penghapusan atau pemblokiran NIK (Nomor Induk Kependudukan) bagi orang tua (khususnya ayah) yang tidak menafkahi anak pasca perceraian adalah wacana kebijakan sanksi administrasi yang sedang dikaji, terutama di beberapa daerah


Ini sangat ironis sekali,bahwa mantan sang ayah tidak bisa mengurus segala bentuk administrasi baik itu pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM),tidak bisa memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), membuat paspor, membuat rekening perbankan, serta membuat BPJS,ini kalau saya melihat dan menilai sangat-sangat perampasan hak kewarganegaraan nya.


Perampasan hak kewarganegaraan secara sewenang-wenang merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang serius, karena kewarganegaraan adalah hak dasar yang melekat dan menjadi pintu masuk bagi hak-hak lainnya.


Berikut adalah dasar hukum dan penjelasan terkait perlindungan terhadap perampasan kewarganegaraan di Indonesia:

1. Dasar Hukum Utama

Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Pasal 1 angka 6: Pelanggaran HAM adalah perbuatan yang melawan hukum, mengurangi, menghalangi, membatasi, dan/atau mencabut HAM seseorang, termasuk hak atas kewarganegaraan.


Pasal 9 ayat (2): "Setiap orang berhak hidup tenteram, aman, damai, bahagia, sejahtera lahir dan batin." (Perampasan kewarganegaraan yang menyebabkan seseorang menjadi stateless (tidak berkewarganegaraan) melanggar hak ini).

Pasal 27: Menjamin hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.


Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Pasal 28D ayat (4): "Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan."

Pasal 28I ayat (1): Hak untuk tidak dirampas kewarganegaraannya merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun (non-derogable rights).


Undang-Undang No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia

UU ini mengatur tata cara perolehan dan kehilangan kewarganegaraan. Kehilangan kewarganegaraan hanya dapat dilakukan berdasarkan alasan yang sah menurut hukum (misalnya: permohonan sendiri, masuk dinas tentara asing tanpa izin), bukan perampasan sewenang-wenang. 

2. Prinsip Perlindungan

Negara dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan seseorang menjadi tidak berkewarganegaraan (stateless) secara sewenang-wenang.


Perampasan kewarganegaraan harus memenuhi prinsip hukum yang adil dan tidak diskriminatif. 

3. Bentuk Pelanggaran

Tindakan yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan/atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang termasuk perampasan hak kewarganegaraan dapat digolongkan sebagai pelanggaran HAM (UU No. 39 Tahun 1999). 

4. Perlindungan dari Diskriminasi

UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis juga melarang pembedaan atau pencabutan hak kewarganegaraan yang didasarkan pada ras dan etnis.


UU Nomor 39 Tahun 1999 mengatur tentang :

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 mengatur tentang Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. UU ini disahkan pada 23 September 1999 sebagai landasan hukum nasional untuk pengakuan, jaminan, perlindungan, penghormatan, dan penegakan HAM yang mencakup hak hidup, berkeluarga, keadilan, kebebasan, serta hak perempuan dan anak.


Berikut adalah poin-poin penting dalam UU No. 39 Tahun 1999:

Definisi HAM: Hak dasar yang melekat pada diri manusia secara kodrati, universal, dan abadi.

Ruang Lingkup Hak: Mengatur hak untuk hidup, hak berkeluarga, hak mengembangkan diri, hak keadilan, hak kebebasan pribadi, hak rasa aman, hak kesejahteraan, hak perempuan, dan hak anak.


Kewajiban Dasar Manusia: Setiap orang wajib menghormati HAM orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Tanggung Jawab Pemerintah: Negara, terutama pemerintah, wajib melindungi, memajukan, menegakkan, dan memenuhi HAM.

Kelembagaan: Mengatur tentang peran Komnas HAM dalam perlindungan dan pemajuan HAM.

Pengadilan HAM: Mengatur mengenai peradilan khusus untuk pelanggaran HAM berat.

Non-derogable Rights: Menegaskan hak-hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun, seperti hak hidup dan hak untuk tidak disiksa.


UU ini bertujuan agar HAM tidak diabaikan, dikurangi, atau dirampas oleh siapapun.


Berikut adalah langkah-langkah detail cara melaporkannya:

1. Jalur Perdata (Gugatan Nafkah Anak)

Langkah ini bertujuan menuntut hak nafkah anak melalui pengadilan. 


Pengadilan Agama (Muslim): Jika bercerai, gugatan dapat diajukan jika mantan suami tidak menafkahi sesuai putusan cerai.

Pengadilan Negeri (Non-Muslim): Gugatan perdata diajukan untuk menuntut kewajiban nafkah.


Permohonan Provisi: Saat menggugat, ajukan permohonan provisi agar tergugat (ayah) diwajibkan membayar nafkah sementara selama proses persidangan berlangsung. 

2. Jalur Pidana (Laporan Penelantaran)

Jika ayah sengaja tidak memberi nafkah padahal mampu, ini dikategorikan sebagai penelantaran anak.


Dasar Hukum: UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT) Pasal 9, di mana setiap orang dilarang menelantarkan orang dalam rumah tangganya.


Sanksi: Ayah dapat dipidana penjara, bahkan diatur dalam KUHP dengan ancaman pidana maksimal 3 tahun.


Siapa yang bertanggung jawab terhadap nafkah anak pasca perceraian?

Seorang ayah bertanggungjawab atas seluruh biaya pemeliharaan serta pendidikan anak, serta apabila ayah tidak mampu untuk memenuhi/mencukupi kewajiiban ini, pengadilanberhak menetapkan bahwa ibu juga wajib untuk ikut serta dalam menanggungbiaya. TERHADAP NAFKAH ANAK SETELAH PERCERAIAN.


Closing statement : Sudah cukup jelas semua yang tertera di atas, tentang UU Hak-hak Asasi Manusia serta UU tentang kewarganegaraan apa bila seseorang baik individu, korporat dan lain sebagainya akan bertentangan dengan ke dua UU tersebut,jadi pemerintah daerah, pemerintah pusat jangan sampai kalian sah kan UU tersebut, fikirkan efek sisi baik dan buruknya kedepan,kembali ke personal seseorang mantan ayah dari anak pasca perceraian,jika kalau mantan ayah maaf kata yang berpenghasilan rendah apa tidak bisa di paksakan nominal yang harus dirinya bayar, kalau tidak ada paksakan,dan tidak boleh di beri sanksi yang begitu berat kalau saya melihat dan menilai, pungkas nya.


Sumber : Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika DPD AKPERSI Kalbar

Lp

COMMENTS




Nama

(Lombok Tengah),948,(Praya Tengah,4,5erkini,1,a,2,Abepura,1,abu dhabi,5,Aceh,128,Aceh barat,1,aceh besar,6,Aceh singkil,31,Aceh Tamiang,2,ACEH TENGAH,5,Aceh Tenggara,3,aceh timur,10,Aceh Utara,13,adepura,1,adv,14,Aek Kanopan,3,agam(Sumbar),20,Ambon,5,ampelgading,2,Amsterdam,1,Amuntai,3,anabas,1,anambas-kepri,16,anjongan,1,ankara,2,ANTERO,1,anyer,1,Artikel,14,asahan,396,ASMAT,1,atambua,1,babakan,2,babel,2,badau(kalbar),6,badung,16,bagansiapiapi,2,bajawa,1,bakaran batu,1,Balai Karangan,2,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,59,balige,1,Balikpapan,5,Banda Aceh,50,bandar lampung,143,Bandung,713,bandung barat,17,Banggai,2,Banggai Kepulauan,1,bangka,10,bangka barat,7,Bangka belitung,1121,bangka selatan(babel),194,bangka tengah,4,bangkalan,3,bangkinang,2,bangsel,1,banjar,43,Banjarbaru,4,banjarmasin,11,Banjarnegara,2,bantaeng,1,banten,95,bantul,3,Banyumas,8,Banyuwangi,77,bappenas,6,barabai,1,BARABATU PANGKEP,1,Barelang,7,Barito Selatan,26,Barito utama,1,barito utara,124,barru,2,batam,786,batang,170,batas batu,2,BATAVIA,1,Bathin Salopan,16,Bathinsolapan,1,batu,13,Batu Ampar,4,Batu Panjang Rupat,4,batubara,44,batujajar,1,batukliang utara,1,Batunyala,1,Baturaja,4,Bau-bau,1,beduai,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,231,belawan,43,belitang,4,belitung,10,beltim,3,belu,2,Benawa,10,Bener Meriah,5,bengkalis,162,bengkayang,239,bengkulu,104,bengkulu utara,10,berastagi,3,BERAU,5,berita terkini,570,Biak Anggopi,1,Biak Numfor,15,Biam Numfor,1,Bima,5,binjai,8,bintan,185,Bireuen,177,biru biru,1,bisnis,4,bitung,6,blahbatuh,3,blangkjeren,5,Blitar,11,BLORA,61,Bobong,1,Bogor,114,bojonegoro,1,Bolaang Mongondow,1,bolmong,1,Bolmut,2,bombana,1,bondowoso,1219,bone,17,boven digoel,1,boyolali,224,brandan barat,2,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,10,bukit barisan,1,BUKITTINGGI,24,bulukumba,1,BULUNGAN,1,Buntok,1,buol,2,Business,1,Buton Utara,10,Calang,1,Catatan RM,2,ciamis,150,cianjar,1,Cianjur,340,cibinong,3,cicalengka,1,cigasong.,1,cikalong,1,Cikampek,7,Cikarang,16,cikopo,1,cilacap,11,Cilegon,29,Cilodong,1,cimahi,27,cipali,1,Cirebon,134,cisarua,1,cisolok,1,dabo singkep,6,daera,3,Daerah,291,dairi,2,deiyai,1,Deli Serdang,797,demak,4,Denpasar,39,depok,320,dewan pers,1,DIY,6,dolok sanggul,17,dompu,1,Donggala,42,Donomulyo,1,DPI,2,DPRD Bekasi,33,DPRD Kab. Bekasi,11,DPRD KOTA BEKASI,13,Dubai,6,dumai,31,dumaring,1,Dungun Baru Rupat,1,duri,9,duri barat,1,Duri(Mandau),86,Ekonomi,57,Elelim,3,Elilem,3,empanang,1,empat lawang,5,enrekang,1,entikong,120,Filipina,1,galang,3,garu,1,Garut,207,Gayo Lues,80,Geragai,1,Global,3,Gorontalo,237,Gowa,15,Gresik,33,grobogan,4,Gunung kidul,2,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,4,Halmahera Barat,3,halmahera selatan,1,halmahera tengah,12,halmahera timur,4,Halmahera utara,2,Haltim,1,hamparan perak,15,hanoi,1,Hateng,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,11,Hutan Panjang(Rupat),4,i,1,IKLAN BHAYANGKARA KAB. TANJABTIM-JAMBI,1,Indonesia,3,indragiri,1,Indramayu,54,Indrapura,1,informasi,1,INHIL,3,inhu,2,ini,1,intan jaya,20,Internasional,29,Iran,1,itali,1,jabar,43,jabodetabek,1,Jagoi Babang,2,jakara,11,jakarta,3689,jakarta barat,20,jakarta timur,6,jakarta utara,3,jambi,11,Janapria(Lombok Tengah),18,jateng,7,Jatim,13,jatinangor,4,Jawa barat,206,Jawa tengah,11,Jawa Timur,14,Jayapura,62,jayawijaya,20,Jeddah,1,Jember,489,Jembrana,5,Jeneponto,19,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Jogja,1,Johannesburg,1,jombang,2,kab,1,Kab Bandung,72,kab. Bandung,12,Kab. Bekasi,36,Kab. Langkat,437,Kab. Mimika,28,kab. musi rawas,152,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,11,kab. polman,6,Kab. Seluma,43,kab. Subang,13,Kab. Wajo,5,kab.bandung,41,Kab.Bandung Barat,2,kab.bekasi,21,kab.bengkalis,53,kab.bogor,9,Kab.Buru,6,Kab.Buru Selatan,1,kab.cirebon,43,kab.keerom(Papua),8,kab.kubu,6,kab.kubu raya(kalbar),2793,kab.mimika,5,Kab.Nganjuk,79,kab.pemalang,7,Kab.Semarang,4,Kab.Seribu,1,kab.sintang,314,kab.Tangerang,31,kab.Tegal,78,kabanjahe,2,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,26,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,257,Kalembu Kaha(NTT),1,Kalibata,1,kalideres,1,kalimantan barat,81,kalimantan selatan,4,kalimantan timur,2,kalimantan utara,2,KALSEL,3,Kalteng,21,Kaltim,14,kaltra,2,kampar,75,Kandangan,2,Kao Teluk,1,KAPUAS,8,Kapuas Hulu,128,karanganyar,4,karangasem,9,Karanggade,1,Karawang,119,Karimun-Kepulauan Riau,276,karo,24,Kasebon,1,kasongan,16,Katingan,70,kaur,2,Kayong Utara,37,kayuagung,2,Kebumen,3,Kec. Bantur,2,kediri,24,Keerom,5,Kembayan,1,Kementerian PPN/Bappenas,89,kendari,13,KENDARI(SULTRA),47,kenyam,7,kenyam nduga,1,kepri,120,keprri,5,Keranji paidang,1,Kerinci,1,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,391,kisaran,1,klaten,91,klungkung,11,Kobakma,3,kobar,36,kolaka,272,kolaka timur,16,kolaka utara,9,Koltim,2,konawe,14,konawe selatan,1,Kota Baru,1,Kota Batu,20,kota bima,1,Kota Maba,2,kota pekalongan,4,Kota Pemalang,4,Kotabumi,57,kotawaringin barat,5,Kotawaringin Timur,2,kotim,1,koto tengah,1,koyang utara,1,Kuala Behe,27,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,2,Kuala Pembuang,70,kuala simpang,4,kualuh hulu,1,kubu raya,1190,Kuching,1,kudus,5,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,kundur,1,kuningan,26,Kupang,19,Kurima,1,Kutai Barat,1,Kutai Kartanegara,2,kutai timur,4,kutim,2,l,2,Lab. Wajo,1,labuhan bajo,3,labuhan batu,364,labuhan batu utara,3,Labuhan Deli,5,labuhan haji,5,Labura,46,Labusel,16,lagoi,1,lagon,2,laguboti,1,Lamandau,9,lamboya (NTT),1,lamongan,5,lampok(sumbawa barat),1,lampung,192,lampung barat,5,Lampung Selatan,34,Lampung Tengah,876,lampung timur,18,lampung utara,73,lampura,7,landak,1968,landak(Kalbar),2332,lando(Terara Lombok Timur),2,langkat,181,langsa,1,Lantamal V,807,lantamal x,244,Latest,1,Laut Natuna,1,lawang kidul,2,lebak,1428,Lebanon,2,Lelilef,1,lembang,8,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,12,Lhoksukon,3,Limapuluh Kota,12,LINGGA,532,LN,1,Lobakma,1,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,2,lombok barat,38,lombok tengah,86,Lombok timur,521,lombok utara,4,los angeles,1,loteng,2,loteng(NTB),7,loteng),1,lubuk pakam,5,Lubuklinggau,92,Lumajang,46,Lunang,1,Luwe Hulu,1,Luwu,10,luwu timur,14,luwu utara,14,Luwuk Banggai,3,luwuk utara,1,Maddaremmeng,1,Madina,3,Madiun,10,madura,2,magelang,21,magetan,1,majale,1,Majalengka,1084,majene,72,Majengka,1,makassar,45,mako kodiklatal,1,malaka,2,malang,361,malang selatan,1,Maluku,4,maluku barat,1,maluku tengah,3,Maluku Utara,9,Mamberamo Raya,1,Mamberamo Tengah,9,Mamuju,28,mamuju tengah,6,Manado,20,mancanegara,1,mandailing natal,6,Mandau,4,Mandor,32,manduamas,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manggarai barat,1,manggarai timur,3,manila,2,manokwari,27,marindal,1,maroko,2,Maros,83,mataram,15,mataram(ntb),36,mateng,1,med,1,Medan,2245,Melawi,137,MELAWI(KALBAR),318,meliau,1,Membramo Tengah,10,Mempawah,120,Mempawah Hulu,64,Mengkopot,4,menia,1,menjalin,42,Menyuke,2,merak,7,Merangin,1,meranti,35,Merauke,10,MESUJI,43,metro,4,metro lampung,3,MEULABOH,3,Minahasa,3,minut,1,mojokerto,11,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,11,Morowali Utara,4,morut,4,Moskow,1,mosso,1,muara,2,Muara Basung Pinggir,4,Muara Enim(Sumsel),85,muara medak,5,muara tami,1,muara teweh,132,muba,20,Muko Muko,27,mukomuko,80,mukoq,1,Muna barat,1,Muna(Sultra),1,munumai,1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,167,murung jaya,2,murung raya,6,musi banyuasin,45,musirawas,58,Nabire,1,nagan raya,3,nagreg,2,Nanga Mahap,1,Nanga Pinoh,3,Nasional,40,Natuna(Kepri),39,nduga,5,New York,1,News,187,ngabang,22,Nganjuk,65,Ngawi,4,nias,2,nias selatan,172,Nias Utara,1,NTB,39,nternasional,1,NTT,15,Nunukan,141,OKI,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),17,Olahraga,1,opini,7,Otomotif,3,P.SUSU,62,Pacitan,2,padalarang,2,Padang,9,padang genting,1,Padang Lawas,1,Padang Lawas Utara,3,Padang Panjang,1,padang pariaman,1,padangsidempuan,14,pagaralam,172,Painan,4,pakpak,1,Pakpak Bharat,14,Palangka raya,93,Palas,2,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,12,Palembang,55,palimanan,1,Palmulang,1,palopo,4,palu,14,Pamekasan,20,pancur batu,4,Pandeglang,704,Pangandaran,35,Pangkal Pinang,55,pangkalan brandan,1,pangkalan bun,5,Pangkep,2,Paniai,1,panyabungan,1,Papua,217,papua barar,2,papua barat,14,papua barat daya,1,Papua Pegunungan,2,papua selatan,3,papua tengah,8,parapat,5,Parepare,4,Parimo,11,Pariwisata,31,pasaman,9,pasaman barat,20,pasangkayu,10,pasbar,1,Pasuruan,7,pati,9,Payakumbuh,2,pegunungan bintang,1,pekalongan,50,Pekanbaru,429,pelalawan,2,pematangsiantar,6,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,8,peristiwa,75,Pesanggaran,3,pesawaran,7,pesisir barat,66,Pessel,2,Philipina,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,7,pinrang,14,Pohuwato,1,polda kalbar,1,Polda Kalteng,4,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,32,polres,1,polres Pekalongan,248,polres Sekadau,525,Polsek Belitang,23,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Pondok Cabe,1,Ponorogo,5,Pontianak,1106,pontianak(kalbar),1895,porsea,1,Poso,4,prabumulih,1,praya,3,pringgsewu,2,pringsew,1,pringsewu,264,Probolinggo,19,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,3,Pulau Berhala,1,puncak,1,puplis,1,Purwakarta,94,purwokerto,1,Purworejo,2,puspenerbal,1,putussibau,11,Pyongyang,1,q,1,rabat,3,rada,2,radar metro,934,ragam,5,rambah samo,2,ranai.,2,rancaekek,1,Randublatung,3,rantau rasau,1,Rasau Jaya,2,Regional,31,rejang lebong,3,Rembang,1,Rerkini,1,Riau,44,rimo,1,rkini,1,Rohil,5,ROHUL,8,rokan hilir,5,Rokan Hulu,683,rote ndao,31,rundeng,1,rupat,68,rupat utara,78,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,2,samalanga,1,samarinda,10,sambas,183,samosir,4,sampang,208,sampit,8,sanana,47,sanggau,1875,sangkar,1,satbrimob,1,satlantas,1,satreskrim,2,Sebanga Pinggir,2,sebangki,26,Sebatik.,1,sekadau,213,Sekadau Hilir,8,Sekadau Hulu,1,sekayam,23,sekayu,1,selayar,1,selebritis,8,selong,5,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,45,Sengah Temila,35,sentani,2,seol,1,seputihbanyak,1,serang,205,serdang bedagai,70,sergai,9,seruyan,10,siak,16,siak hulu,1,siantar,13,sibolga,7,sidas,2,sidikalang,2,Sidoarjo,28,sidrap,2,Sigi,23,silangit,1,Simalungun,524,simeule,1,simpang empat,1,singapura,1,singaraja,2,singkawang,197,singkil,9,singosari,9,Sinjai,1,sint,1,sinta,3,sintang,273,situ lembang,1,situbondo,28,slawi,2,Sleman,5,Sofifi,1,solapan,1,solo,11,Solok,1,Solok selatan,1,Sompak,1,sopeng,1,Soppeng,3,soreang,2,sorong,22,sorong selatan,18,sragen,152,stabat,28,subang,83,subulussalam,176,suka Makmue,1,Sukabumi,330,sukadana,4,sukamara,21,sukoharjo,25,sukowono,1,Sulawesi Selatan,4,sulawesi tengah,2,sulawesi utara,4,sulbar,5,sulsel,30,sULTENG,15,sultra,24,Sulut,5,sumba,1,Sumba Barat Daya,8,Sumba Barat(NTT),9,sumbar,15,sumbawa,8,sumbawa barat,11,Sumedang,30,sumedang selatan,1,Sumenep,562,Sumsel,14,sumut,51,sungai kakap,7,SUNGAI RAYA,1,Sungailiat Bangka,1,sunggal,1,Surabaya,122,surakarta,112,surakata,3,Tabalong,4,tabanan,11,takalar,11,talang muandau,3,Taliabu.,43,talisayan,38,taliwang(Sumbawa Barat),8,Taliyasan,4,tambang,1,Tambrauw,3,Tamiang Layang,1,tana tidung,4,Tana Toraja,6,tanah datar,1,tanah jawa,2,tanah karo,2,tandem hilir,1,tangerang,68,Tangerang Selatan,12,tanggamus,28,Tanjabtim,142,Tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung batu,2,TANJUNG MEDANG,9,tanjung morawa,9,tanjung pandan,6,TANJUNG PINANG,7,tanjung pinang (Kepri),726,tanjung punak,5,tanjung selor,3,tanjung uban,26,TANJUNGPINANGKEPRI,1,tanjungsari,1,Tapanuli Selatan,1016,Tapanuli Tengah,15,Tapanuli Utara,9,tapteng,3,tapung hilir,1,Tarakan,3,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,264,taulad,2,tayan,2,tayan hilir,2,tayan hulu,3,Te,1,teb,1,tebing tinggi,928,tebingtinggi,576,Technology,12,Teekini,4,tegal,18,Tegalsari,1,Tekini,5,Teluk Bintuni,2,teluk kapuas,1,Teluk Kuantan,1,temajuk,4,temanggung,1,Ter,1,Terentang,1,Terikini,5,Terindikasi,1,Terintegrasi,1,Terjini,1,Terk,1,TERKI,2,Terki i,4,Terkibi,1,Terkiji,2,Terkiki,1,Terkimi,2,Terkin,23,Terkini,52370,Terkini bangka belitung,1,Terkinii,6,TERKINIM,3,Terkinj,1,Terkink,1,Terkino,7,Terkinu,2,Terkirni,1,Terkuni,1,Termini,4,Ternate,6,ternate selatan,1,Tertkini,1,Tetkini,5,tigaraksa,1,timika,10,Tlogosari,1,toba,9,Toboali,1,tokyo,1,tolikara,1,Tolitoli,13,Tomohon,1,toraja utara,68,touna,7,trenggelek,8,Trkini,1,Trrkini,2,Tubaba,4,tubabar,1,tuban,1,tulang bawang,79,Tulang Bawang Barat,17,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,tulungagung,72,Tumbang Titi,1,Twrkini,1,ujung batu,2,USA,1,virginia,2,Wadibu,1,Wagir,1,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,wakatobi,1,Walesi,5,Walla Ndimu(NTT),3,wamena,1,Watu Wona,1,Way Kanan,546,Wonogiri,92,Wonosobo,2,Yahukimo,4,yalimo,14,Yelimo,1,Yogyakarta,30,
ltr
item
Radar Metro: DPD AKPERSI Kalbar Buka Suara Terkait Wacana Pemerintah Pemblokiran NIK Orang Tua Penelantaran Anak Pasca Perceraian
DPD AKPERSI Kalbar Buka Suara Terkait Wacana Pemerintah Pemblokiran NIK Orang Tua Penelantaran Anak Pasca Perceraian
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9IDn-_mQ-k7XgC_bluZgTLvrYnvoDN4BMHvOymTfs8HdwK149j1c2QAvGgLjKGPz0CzbLqyDMb8RAEkeDvSV-XHpMC-7K-F1qwdg55zfGSuAfvBOwAL8S2b-decwL2f7aPiG5bguDygmkkHzt8G8CTsOKEot9JiBE7BIJqvGVGlls7UTl17uVwagpaDhn/s320/1004238888.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9IDn-_mQ-k7XgC_bluZgTLvrYnvoDN4BMHvOymTfs8HdwK149j1c2QAvGgLjKGPz0CzbLqyDMb8RAEkeDvSV-XHpMC-7K-F1qwdg55zfGSuAfvBOwAL8S2b-decwL2f7aPiG5bguDygmkkHzt8G8CTsOKEot9JiBE7BIJqvGVGlls7UTl17uVwagpaDhn/s72-c/1004238888.jpg
Radar Metro
https://www.radarmetronews.com/2026/04/dpd-akpersi-kalbar-buka-suara-terkait.html
https://www.radarmetronews.com/
https://www.radarmetronews.com/
https://www.radarmetronews.com/2026/04/dpd-akpersi-kalbar-buka-suara-terkait.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy