Pemilik Tinoor, Ketua RW yang Dicintai, Teladan Kebaikan untuk Bangsa dan Negara Jakarta,RM Jakarta 29 Oktober 2026 INFORMASI LENGKAP ALMAR...
Pemilik Tinoor, Ketua RW yang Dicintai, Teladan Kebaikan untuk Bangsa dan Negara
Jakarta,RM Jakarta 29 Oktober 2026
INFORMASI LENGKAP ALMARHUM
Keterangan
Nama Lengkap Dr. Ronny Wongkar, MA
Peran di Masyarakat Ketua RW lingkungan tempat tinggalnya, sangat dicintai warga
Keluarga Wongkar–Muntu, dari Kelurahan Pesik Paoki, Tondano
Lahir 9 Juli 1950
Berpulang Selasa, 27 Oktober 2026
Usia 76 tahun
Istri Youke Muntu — CEO Rumah Makan Tinoor Masakan Khas Manado
Anak Gerry Wongkar
Alamat Usaha & Rumah Jl. RP. Soeroso No. 33A, Cikini–Gondangdia, Jakarta Pusat
Telepon (021) 3162247
Pendidikan Alumni Sekolah Tinggi Theologia IKAT Jakarta
Ibadah Penghiburan Rabu, 28 Oktober 2026 — Rumah Duka Carolus, Salemba, Jakarta Pusat
Pemakaman Kamis, 29 Oktober 2026 — TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan
Ayat Pegang Hidupnya "Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mengemasi garis akhir yang telah dipercayakan kepadaku, memelihara iman." — 2 Timotius 4:7
ISI BERITA UTUH
JAKARTA — Dunia kuliner dan masyarakat Gondangdia, Jakarta Pusat, berduka sedalam-dalamnya. Bapak Dr. Ronny Wongkar, MA, bukan hanya dikenal sebagai pendiri Rumah Makan Tinoor — rumah makan khas Manado yang telah melegenda lebih dari lima puluh tahun — tetapi juga sebagai Ketua RW yang tulus memimpin dan melayani warga di lingkungannya. Beliau berpulang ke Rumah Bapa di Surga pada Selasa, 27 Oktober 2026, meninggalkan kenangan kebaikan yang tak akan mudah dilupakan oleh siapa pun yang pernah mengenalnya.
Bapak Ronny dikenal sebagai sosok yang baik hati, jujur, dan sangat dermawan. Tidak ada tetangga yang kesulitan yang berani datang kepadanya lalu pulang dengan kecewa. Beliau tidak pernah pelit, tidak pernah perhitungan, dan selalu dengan senang hati membantu siapa pun yang sedang membutuhkan pertolongan, terutama bagi mereka yang kekurangan dan membutuhkan bantuan biaya untuk kebutuhan hidup. Banyak warga yang mengakui: "Kalau ada kesulitan, Bapak Ronny selalu ada. Rumahnya selalu terbuka, hatinya selalu luas." Semangat inilah yang membuatnya begitu dicintai, bukan karena jabatan atau hartanya, melainkan karena ketulusannya yang nyata.
Bersama Ibu Youke Muntu dan putra tercinta, Gerry Wongkar, almarhum membangun Tinoor bukan sekadar tempat makan, melainkan rumah kedua bagi siapa pun yang datang. Di sini, setiap tamu disambut seperti keluarga — rasa masakan yang tak berubah puluhan tahun, keramahan yang tulus, dan suasana yang hangat. Banyak pelanggan datang bukan hanya karena lapar, tetapi karena di Tinoor mereka merasa diterima, dihargai, dan diakui. Restoran ini menjadi bukti nyata bahwa usaha yang dikelola dengan kejujuran dan kebaikan hati bisa menjadi berkat yang luas bagi masyarakat.
Dalam ibadah penghiburan di Rumah Duka Carolus, Ibu Youke Muntu berbagi kesaksian yang menyentuh hati:
"Selama sekitar 2,5 tahun saya ditugaskan Tuhan Yesus Kristus untuk merawat suami yang terserang Stroke. Selama itu pula, sembari mengurus usaha, saya perhatikan roh yang tinggal itu bukan kendor, tapi bernyala-nyala. Dan, sepertinya ingin melayani Tuhan di saat kekuatan tubuhnya melemah."
Kehadiran Oke F. Supit beserta komunitas PD Regatta FAM, tokoh masyarakat, sahabat, dan warga yang datang silih berganti menunjukkan betapa luas jejak kebaikan yang telah ditabur almarhum. Hadir pula Dr. Drs. Theo L. Sambuaga, MIPP, mantan Menteri dan tokoh bangsa, yang turut memberi penghormatan terakhir — sebuah bukti bahwa kebaikan hati seseorang bisa dihargai oleh semua kalangan, tanpa memandang status atau kedudukan.
Kini, tongkat kebaikan itu diteruskan oleh putra tercintanya, Gerry Wongkar. Warisan Bapak Ronny bukan hanya resep masakan atau bangunan restoran, melainkan teladan hidup: kejujuran dalam usaha, kemurahan hati terhadap sesama, kepedulian kepada tetangga, dan iman yang tak pernah padam. Semoga semakin banyak warga masyarakat yang berkunjung ke Tinoor — bukan hanya untuk menikmati masakan khas Manado yang lezat, tetapi juga untuk ikut melestarikan semangat kebaikan yang Bapak Ronny tinggalkan. Dukungan kita semua akan membuat usaha ini terus tumbuh dan semakin banyak memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
PERTANYAAN UNTUK KITA RENUNGKAN BERSAMA
1. Bapak Ronny membuktikan bahwa orang paling kaya bukan yang punya harta terbanyak, tapi yang hati paling luas — apa yang bisa kita lakukan hari ini agar kita juga dikenal bukan karena apa yang kita miliki, tapi karena kebaikan yang kita berikan kepada orang lain?
2. Sebagai Ketua RW sekaligus pengusaha, beliau menyeimbangkan pelayanan kepada warga dan pengelolaan usaha dengan hati yang tulus — bagaimana kita bisa meneladaninya: sukses dalam pekerjaan, tapi tidak lupa berbagi dengan tetangga dan orang yang membutuhkan di sekitar kita?
3. Banyak orang datang ke Tinoor bukan hanya untuk makan, tapi karena merasa seperti pulang ke rumah sendiri — jika setiap tempat usaha di negara kita memiliki semangat keramahan seperti Bapak Ronny, betapa indahnya hubungan antarwarga dan kemajuan bangsa yang terbangun dari kebersamaan yang tulus?
4. Bapak Ronny membantu orang yang membutuhkan tanpa banyak bicara, tanpa pamer, tanpa merasa rugi — mengapa sifat tidak pelit dan tidak perhitungan justru membuat seseorang semakin dihormati dan dicintai oleh banyak orang?
5. Kepada Gerry Wongkar: Apa pesan terindah yang ingin Bapak sampaikan melalui teladan hidupnya, dan bagaimana Tinoor ke depan bisa menjadi lebih dari sekadar restoran — menjadi tempat yang juga memberdayakan dan membantu warga sekitar yang membutuhkan?
6. Kemajuan bangsa dan negara dimulai dari lingkungan terkecil — jika setiap RW dan setiap pengusaha memiliki hati seperti Bapak Ronny, persatuan dan kesejahteraan rakyat pasti akan tumbuh semakin kuat. Apa langkah kecil yang bisa kita mulai hari ini di tempat tinggal kita masing-masing?
PESAN UNTUK GERRY WONGKAR DAN SELURUH KELUARGA
"Gerry, ayahmu telah meninggalkan warisan yang jauh lebih berharga dari harta: nama yang baik, hati yang dicintai, dan tetangga yang merindukan kehadirannya. Teruskanlah semangat itu — jadilah penerus yang tidak hanya menjaga rasa masakan Tinoor tetap lezat, tetapi juga menjaga hati Tinoor tetap hangat bagi siapa pun yang datang. Jadilah anak muda yang dermawan, jujur, dan peduli, sama seperti ayahmu. Bangsa kita butuh banyak orang sepertinya. Semangatlah, Tuhan yang menyertai ayahmu selalu bersamamu dan keluarga."
PESAN UNTUK MASYARAKAT LUAS — MARI KUNJUNGI DAN DUKUNG TINOOR
Bapak Ronny telah membuktikan bahwa satu usaha yang dikelola dengan hati yang tulus bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Sekarang giliran kita: kunjungilah Rumah Makan Tinoor di Jl. RP. Soeroso No. 33A, Cikini–Gondangdia, Jakarta Pusat. Nikmati hidangan khas Manado yang lezat, dukung usaha yang dikelola dengan kejujuran dan kebaikan, dan sampaikan salam hormat kita kepada keluarga almarhum. Setiap kunjungan kita adalah bentuk penghormatan terbaik: menunjukkan bahwa kebaikan tidak pernah dilupakan, dan semangat kebaikan itu akan terus hidup.
"Bangsa yang maju dibangun bukan oleh orang-orang hebat saja, tetapi oleh orang-orang biasa yang melakukan setiap hal dengan hati luar biasa — jujur, dermawan, dan saling membantu. Bapak Ronny adalah teladannya. Semoga kita semua bisa meneladaninya."
PENUTUP
Selamat jalan, Bapak Dr. Ronny Wongkar, MA.
Terima kasih telah mengajarkan kita: bahwa menjadi orang baik jauh lebih penting daripada menjadi orang sukses; bahwa membantu sesama tidak pernah membuat kita miskin, justru membuat kita kaya akan kasih; dan bahwa satu hati yang tulus bisa mengubah suasana lingkungan, bahkan membangun nama yang dikenang dengan hormat oleh seluruh masyarakat.
Rumahmu di Gondangdia telah menjadi berkat, restoranmu Tinoor telah menjadi rumah kedua banyak orang, dan hatimu akan selalu menjadi teladan bagi kita semua. Tuhan Yesus Kristus menyambutmu pulang dengan sukacita yang kekal.
Kiranya Ibu Youke, Gerry, dan seluruh keluarga diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan. Dan semoga Tinoor terus berdiri tegak — bukan hanya sebagai restoran masakan Manado, tetapi juga sebagai monumen hidup kebaikan hati yang Bapak Ronny tinggalkan untuk kita semua.
Terima kasih, Bapak, untuk kebaikanmu yang tak terhitung jumlahnya. Beristirahatlah dalam damai kekal. Tugas kebaikanmu kini kami lanjutkan.
Rumah Makan Tinoor — Jl. RP. Soeroso No. 33A, Cikini–Gondangdia, Jakarta Pusat
Siap disiarkan di media. Semoga berita ini memberkati, menginspirasi, dan mengajak kita semua berbuat baik seperti Bapak Ronny dan membuat semakin banyak warga berkunjung ke Rumah Makan Tinoor untuk mendukung warisan kebaikan yang bapak Ronny tinggalkan.
Tuhan memberkati Ibu Youke Gerry dan seluruh keluarga besar Wongkar – Muntu selalu.
(Roselenny, Anak Bangsa Indonesia).lp


COMMENTS